SURAT SANG GURU UNTUK MURIDNYA

SURAT SANG GURU UNTUK MURIDNYA



UNTUKMU WAHAI MURIDKU,,..
Dikeheningan malam, aku duduk termangu di teras depan rumahku sambil menghisap sebatang rokok 292 yang hampir tinggal putungnya, kutulis sebuah surat untuk muridku yang selalu terngiang dalam pikiranku.

Muridku,, yang aku sayangi,.
Mungkin selama ini belum kau sadari, bahwa aku adalah gurumu yang selalu mencintaimu, menyayangimu, mengasihimu, memperhatikanmu, dan selalu mengistimewakanmu. Tapi mengapa engkau tidak menyadarinya ? mengapa terkadang sikapmu membuat gurumu susah, resah, dan gelisah ? mengapa terkadang sikapmu acuh tak acuh ? dan mengapa terkadang sikapmu sungguh menjengkelkan?

Muridku yang aku cintai,,,
Pernahkah terlintas sedikit saja dalam hatimu untuk membuat gurumu bahagia ? Pernahkah terlintas sedikit saja dalam hatimu untuk membuat gurumu senang ?. Padahal, jika kau tahu apa yang ada dalam hatiku, apa yang ada dalam pikiranku dan juga sanubariku, kau akan gemetar, menggigil, kaku, dan bersimpuh dihadapanku. Betapa besarnya cintaku padamu.

Muridku,,, yang aku kasihi,,.
Kau adalah satu-satunya harapanku, untuk meneruskan cita-citaku. Kau adalah satu-satunya harapanku, untuk meneruskan Perjuanganku. Bukan dia,, dan bukan pula mereka. Do’aku selalu menyertai dalam setiap langkahmu. Semoga di bukakan pintu hatimu untukku, gurumu yang mencintaimu.









Dari Gurumu,
yang selalu meridukanmu

0 Responses
abcs